Loading...
13 April 2013

Kasihan Bangsaku !


Negera Kesatuan Republik Indonesia adalah negara yang kaya akan SDA ( Sumber Daya Alam ) yang melimpah dan kaya akan keanekaragaman budaya-nya.
Sudah 68 Tahun Bangsa ini merdeka oleh kekejaman para penjajah yang menyiksa bangsa ini, membumi hanguskan bangsa ini, dan menguras kekayaan bangsa ini. Tetapi dengan perjuangan para pahlawan Bangsa ini, Indonesia bisa meraih kejayaan-nya ! Tanggal 17 – Agustus – 1945, dikumandangkan proklamsi oleh Bapak Presiden Ir. Soekarno
“Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakandengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.”
Detik - detik Proklamasi
Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05
Atas nama bangsa Indonesia.
Soekarno/Hatta





Dengan begitu NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) Merdeka dari penjajah !
68 Tahun berlalu bukanlah perjalanan yang mulus, Indonesia terus menghadapi berbagai macam masalah. Pada Tahun 2013 ini, Indonesia sudah menjadi negara yang besar dan berkembang, tapi sayang-nya Negara yang saya cintai ini, belum juga bisa menjadi mercusuar dunia seperti kata Ir. Soekarno

Mengapa demikian ? karena kita masih dijajah ! dijajah oleh para pemimpin yang tidak bertanggung jawab !
Iya, peminpin kita para pejabat – pejabat negara kita ini, mereka memuaskan hawa nafsu mereka dengan uang rakyat ! uang yang seharusnya bisa memajukan pendidikan, perekonomian, dan mengsejahterakn bangsa ini dari kemiskinan yang membelenggu. Dari data yang saya dapat di Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa, jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2012 mencapai 29,13 juta orang (11,96 persen), berkurang 0,89 juta orang (0,53 persen) dibandingkan dengan penduduk miskin pada Maret 2011 yang sebesar 30,02 juta orang (12,49 persen).

Selama periode Maret 2011-Maret 2012, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sekitar 399,5 ribu orang (dari 11,05 juta orang pada Maret 2011 menjadi 10,65 juta orang pada Maret 2012), sementara di daerah perdesaan berkurang 487 ribu orang (dari 18,97 juta orang pada Maret 2011 menjadi 18,48 juta orang pada Maret 2012).

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2011 sebesar 9,23 persen, menurun menjadi 8,78 persen pada Maret 2012. Begitu juga dengan penduduk miskin di daerah perdesaan, yaitu dari 15,72 persen pada Maret 2011 menjadi 15,12 persen pada Maret 2012.

Peranan komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada Maret 2012, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 73,50 persen, tidak jauh berbeda dengan Maret 2011 yang sebesar 73,52 persen.

Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di perkotaan adalah beras, rokok kretek filter, telur ayam ras, gula pasir, daging ayam ras, tempe, tahu, mie instan, bawang merah, dan cabe merah. Sedangkan, komoditi yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di perdesaan adalah beras, rokok kretek filter, gula pasir, telur ayam ras, mie instan, tempe, bawang merah, tahu, dengan tambahan kopi dan cabe rawit.
Komoditi bukan makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di perkotaan adalah biaya perumahan, pendidikan, angkutan, listrik, dan bensin, sedangkan di perdesaan sendiri adalah biaya perumahan, listrik, kayu bakar, bensin, dan pendidikan.
Pada periode Maret 2011-Maret 2012, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) menunjukkan kecenderungan menurun. Ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin mendekati Garis Kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin menyempit. 

Hentikan Segera para koruptor

pejabat yang memakan uang rakyatnya
Para pemimpin dan pejabat – pejabat yang seharusnyalah menjadi pelayan bagi kita, mereka harus lebih miskin dari pada kita, kita adalah majikan dan mereka adalah pembantu ! Mana ada majikannya makan beras raskin pembantunya makan beras premium, sungguh Ironis memang negeri kita ini. Saya ingat sebuah kalimat di buku PKn SMP saya yang berbunyi “Dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat”, ini adalah konsep yang mulai hilang dari negara ini dan tergantikan dengan “Dari rakyat, untuk pejabat, dan oleh pejabat”, inilah konsep yang digunakan oleh Negeri pada saat ini, sungguh kasihan Bangsaku ini.

Tawuran dimana mana 
Yang terparahnya lagi Para Generasi muda bangsa ini, yang seharusnya menjadi pengganti para pemimpin dan pejabat – pejabat Negara ini yang tidak bertanggung jawab, malah hancur dan menjadi budak globalisasi, berpakain yang sangat tidak pantas, melakukan berbagai macam tindak kriminalitas yang menghancurkan masa depan mereka dalam sekejap. Hancurnya etika, sikap, dan moral para penerus bangsa ini, berarti masa depan Bangsa ini laksana telur yang berada di ujung tanduk, sungguh memprihatinkan memang melihat para penerus Bangsa ini tampil di layar TV dengan judul berita “Anak SD dicabuli oleh teman sekelas, Tawuran antar siswa, menyebabkan kematian”.

Salah satu harapan kita satu – satunya ialah membangun kesadaran rakyat Indonesia, tidak perlu menunggu bantuan pemerintah, tidak perlu menuggu perhatian pemerintah, mari kita bergerak dengan hati yang tulus untuk membangun kesadaran rakyat Indonesia, bahwa Negeri kita yang sayangi ini tidak lama lagi hancur lebur jika kita tidak membangun kesadaran masyarakat. Saya berharap lewat tulisan ini, dapat membuka fikiran kita, dapat membuka hati nurani kita tentang hancur dan bobroknya Negeri kita tercinta ini. Ingat selalu ada jalan bagi mereka yang ingin mencarinya, Tuhan tidak pernah tidur ! Remembert That !

Mudah – mudahan bermanfaat dan dapat menyadarkan kita semua.

15 komentar:

  1. iya gan miris bgt liatnya...

    salam blogwalking http://dammar-asihan.blogspot.com/

    ReplyDelete
  2. mencucurkan air mata melihat bangsa ini sekarang ;-( ;((

    ReplyDelete
  3. ayo gan kita bangkitkan lagi semangat negri ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo :-b kita bangkitkan semangat perjuangan !

      Delete
  4. presiden yang berani, gagah gak takut sama negara lain cuma presiden yang depannya SOE, yaitu Soekarno, Soeharto

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, seandainya mereka punya reingkarnasi :d

      Delete
    2. wkwk entar giliran saya kang.. Yoyo Soeharyo :>) amin dah

      Delete
    3. hahah,, iya mas di tunggu yah .. ckckck :d

      Delete
  5. Sangat ngeri mas jika melihat kondisi negara indonesia saat ini, diperparah lagi dengan mental para pelajar zaman sekarang gk ada yg bener... orang jenius di indonesia dibenci, orang sukses dimusuhi.. Ampun.. [-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang sabar aja mas ! heheh ..

      pasti nnti dapat jalan keluarnya ..

      Delete
  6. sip dah artikelnya kaka..
    beta asal nonton brita sakit hati jadinya..
    semua pejabat negara ini ga ada yg jujur..
    ckckck
    salahnya dimana, y udah pasti kurang adilnya hukum yg berjalan di negri ini..
    beta kadang malu sekali jadi WNI..
    tp mw gimana lg beta lahir disini !
    wokwokwok :-d

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah nasib ! heheh ..

      yang perlu itu Anda sekalian yang menggantikan para pejabat ini dan pemimpin sekarang ini .. !
      terima kasih banyak yah atas kunjungan dan apresiasinya ..

      Delete
  7. Betul Ntu gan.
    Indonesia masih merindukan figus Pemimpin seperti Ir. Soekarno.
    Hidup Bangsa Indonesia

    ReplyDelete

Di Mohon Kritik dan Saran yang membangun agar berkembangnya Blog ini
Saran dan Kritik Anda, sangat menentukan nasib Blog ini
Tolong diharapkan jangan memasang link aktif di post komentar, cukup gunakan OpenID

Terima Kasih atas perhatiannya !

 
TOP